5 Langkah Sederhana Mengontrol Kemarahan

goodscoop.id merupakan media online yang mempunyai visi “Portal Keuangan Islami”. Dengan misi ini, Good Scoop membagikan tips keuangan, cara mengatur finansial, meraih harta dengan cara Islam, dan menggaungkan muamalah syariah. Good Scoop juga merangkum berita ekonomi dan finansial dari sumber-sumber terpercaya dan kredibel

Berapa kali Anda kehilangan kendali atas diri sendiri saat Anda marah? Apakah Anda melakukan atau mengatakan sesuatu yang Anda sesali dari waktu ke waktu?

12 Cara Mengendalikan Emosi Diri agar Tak Mudah Marah

Saya kira kita semua melakukannya. Itu normal, dan bagaimanapun, kita hanyalah manusia.

Setiap orang dari kita menghadapi masalah dengan kemarahan. Perbedaan utama antara Anda dan saya adalah, apakah Anda tahu bagaimana mengendalikan amarah Anda, alih-alih membiarkannya mengendalikan Anda.

Tidak mudah untuk mengendalikan amarah Anda, terutama ketika Anda terpancing ke dalam situasi seperti itu. Namun, jika Anda menghadapi situasi ini di lain waktu, Anda dapat mencoba 5 langkah sederhana saya.

Langkah 1 : Identifikasi apa yang membuat Anda kesal

Mulailah dengan mengidentifikasi apa yang mengganggu perasaan atau emosi Anda. Tarik diri Anda ke samping dari semua yang Anda lakukan atau situasi kemarahan yang Anda alami, lalu tarik napas dalam-dalam dan jernihkan pikiran Anda. Pikirkan, apa yang membawa Anda ke dalam situasi ini.

Anda perlu tahu apa yang salah untuk memperbaikinya. Benar?

Langkah 2 : Gunakan sebagai sinyal berhenti

Ketika Anda selesai dengan Langkah 1, Anda mungkin sudah tahu apa yang membuat Anda marah. Anda mungkin tidak memiliki gagasan yang jelas tentang itu, tetapi tidak apa-apa. Setidaknya Anda memiliki “beberapa” ide.

Gunakan ini sebagai tanda berhenti untuk kemarahan Anda. Anda kesal karena suara-suara kecil di dalam kepala Anda mengatakan pada diri sendiri hal-hal yang mengganggu. Hal ini sebagai imbalannya menyebabkan kegemparan dalam perasaan Anda, sehingga mengakibatkan kemarahan.

Hentikan semua suara kecil ini dari berbicara di dalam diri Anda, dan Anda akan dapat berpikir secara mandiri dan tidak terpengaruh oleh mereka dan situasi.

Langkah 3 : Katakan pada diri sendiri hal-hal positif

Penting untuk berpikir positif. Anda dapat melawan pikiran menjengkelkan Anda dengan membingkai pikiran Anda untuk memiliki pesan diri yang positif. Katakan pada diri sendiri sesuatu yang baik yang akan membuat Anda merasa lebih baik.

Misalnya, “perasaan marah ini hanya sementara dan saya tidak ingin mengatakan atau melakukan sesuatu yang bodoh yang akan saya sesali atas tindakan saya nanti.”

Letakkan rem pada perasaan Anda. Katakan pada diri Anda untuk memperlambat dan santai saja.

Langkah 4 : Perjelas diri Anda

Perjelas situasinya sendiri. Tanyakan pada diri sendiri, “Apa yang sebenarnya terjadi dalam situasi ini?”

Anda kemudian dapat merasa kecewa dengan situasi tersebut tetapi tidak marah pada orang-orang yang menciptakannya.

Langkah 5: Pikirkan tujuan yang konstruktif

Cobalah untuk menetapkan tujuan yang lebih realistis untuk diri Anda sendiri sehubungan dengan situasi masalah yang Anda hadapi.

Tanyakan pada diri sendiri, “Apa solusi alternatif yang saya gunakan untuk mengatasi situasi ini?”

Spesifik mungkin, dan konkrit.

“Apa yang bisa kamu lakukan untuk mengubah situasi ini?”

Buat daftar pilihan konstruktif yang ada dalam pikiran Anda untuk mencapai tujuan Anda.

Tanyakan pada diri sendiri, “Tindakan konstruktif apa yang dapat saya ambil untuk mencapai tujuan saya?”

Terakhir, pilih opsi konstruktif untuk mencapai tujuan Anda dan bertindak cepat.

5 langkah sederhana yang baru saja saya tunjukkan kepada Anda adalah persis apa yang saya lakukan setiap kali saya menghadapi situasi kemarahan. Anda dapat mencobanya ketika Anda menghadapi situasi seperti itu.

Semua orang terkadang marah, tapi yang terpenting adalah, “Apa yang bisa kamu lakukan untuk mengatasi situasi ini?”.

Kendalikan amarah Anda, alih-alih membiarkannya mengendalikan Anda.


Posted

in

by

Tags:

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *